KENDARI – Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Kendari kini berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat penyimpanan koleksi buku. Lembaga yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baruga, Kota Kendari ini telah mentransformasi diri menjadi pusat kolaborasi penelitian inovatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi.
Transformasi signifikan ini tercermin dari capaian mencengangkan pada tahun 2026, di mana Unit Perpustakaan Unismuh Kendari telah berhasil memfasilitasi dan menghasilkan 12 karya penelitian ilmiah unggulan. Karya-karya tersebut mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknologi informasi, kesehatan, pertanian, hingga pengembangan masyarakat—semuanya lahir dari sinergis sempurna antara akademisi dan infrastruktur perpustakaan modern.
Latar Belakang Transformasi Digital dan Inovasi
Perjalanan transformasi Unit Perpustakaan Unismuh Kendari dimulai sejak tahun 2023, ketika institusi ini merasakan urgensi untuk meningkatkan kualitas layanan penelitian. Pada waktu itu, perpustakaan masih mengandalkan sistem manual dengan koleksi digital terbatas, menyulitkan dosen dan mahasiswa untuk mengakses sumber referensi berkualitas tinggi.
Kesadaran akan pentingnya ekosistem penelitian yang kondusif mendorong pimpinan universitas untuk menginvestasikan dana signifikan dalam modernisasi infrastruktur perpustakaan. Investasi ini mencakup pengadaan database penelitian internasional, ruang kolaborasi khusus untuk riset, peralatan teknologi terkini, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia perpustakaan.
“Kami memahami bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat meminjam buku, tetapi juga harus menjadi jantung dari ekosistem akademik dan penelitian. Keputusan untuk mentransformasi Unit Perpustakaan Unismuh Kendari adalah bagian dari visi besar kami untuk meningkatkan kontribusi universitas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia Timur,” ungkap Dr. Ir. Muhammad Taufiq Hidayat, M.Eng., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis, 18 April 2026.
Infrastruktur dan Fasilitas Penelitian Terdepan
Evolusi Unit Perpustakaan Unismuh Kendari didukung oleh investasi infrastruktur yang komprehensif. Perpustakaan kini dilengkapi dengan research hub berukuran 800 meter persegi yang didesain khusus untuk kolaborasi penelitian. Fasilitas ini mencakup lima ruang seminar berpendingin dengan kapasitas 20-40 orang, empat workstation individual dengan komputer high-spec untuk analisis data, serta satu laboratorium mini untuk penelitian terapan.
Selain infrastruktur fisik, perpustakaan juga mengakses 15 database penelitian internasional terkemuka, termasuk ProQuest, JSTOR, ScienceDirect, dan Scopus. Koleksi e-book juga mencapai 50,000 judul dalam berbagai bahasa, memungkinkan peneliti untuk mengakses literatur terkini dari mana saja.
“Kami juga menyediakan layanan research consultation dengan dua librarian bersertifikat internasional. Mereka siap membantu dosen dan mahasiswa dalam merancang strategi penelitian yang efektif dan mengakses sumber-sumber terbaik,” jelas Ibu Siti Nurhaliza, S.I.P., M.I.M., Kepala Unit Perpustakaan Unismuh Kendari, ketika diwawancarai di ruang kerjanya yang minimalis modern.
Penelitian Inovatif yang Berhasil Dilahirkan
Dukungan infrastruktur yang komprehensif telah menghasilkan momentum penelitian yang luar biasa. Hingga April 2026, Unit Perpustakaan Unismuh Kendari telah memfasilitasi penelitian yang menghasilkan 12 karya ilmiah unggulan yang akan dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional.
Salah satu penelitian paling menonjol adalah “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Tambang Nikel untuk Material Konstruksi Ramah Lingkungan,” yang dikerjakan oleh Dr. Bambang Setiawan dari Prodi Teknik Sipil bersama tiga mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini didukung penuh oleh data dan literatur yang tersedia di perpustakaan, serta menggunakan ruang penelitian untuk fokus group discussion dengan praktisi industri konstruksi di Kendari.
“Tanpa akses ke jurnal internasional yang comprehensive dan ruang kolaborasi yang nyaman, penelitian kami tidak akan mencapai level quality seperti sekarang. Kami bisa cross-reference dengan penelitian serupa dari berbagai negara, sehingga kontribusi kami lebih original dan terukur,” ungkap Dr. Bambang Setiawan dengan antusiasme tinggi.
Penelitian kedua yang notable adalah “Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Digital untuk Remaja Perdesaan di Sulawesi Tenggara,” hasil kolaborasi Ibu Dr. Dewi Kusuma Sari dari Prodi Kebidanan dengan lima mahasiswa peneliti. Studi ini menghasilkan model intervensi yang praktis dan sudah diuji coba di tiga desa di Kabupaten Muna.
“Penelitian kami membuktikan bahwa dengan strategi edukasi yang tepat menggunakan teknologi digital, kami bisa meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja perdesaan hingga 73 persen dalam tiga bulan. Hasil ini penting bagi kebijakan kesehatan daerah,” jelasnya dengan bangga.
Karya-karya unggulan lainnya mencakup penelitian tentang “Analisis Ketahanan Pangan Komunitas Pesisir Berbasis Teknologi Internet of Things,” “Pengembangan Aplikasi Mobile untuk Manajemen UKM Batik Tradisional Kendari,” hingga “Implementasi Machine Learning untuk Prediksi Pola Hujan di Sulawesi Tenggara.”
Peran Mahasiswa dan Transfer Pengetahuan
Salah satu aspek paling menarik dari inisiatif ini adalah keterlibatan aktif mahasiswa dalam setiap penelitian. Dari 12 karya ilmiah unggulan yang dihasilkan, rata-rata melibatkan 3-4 mahasiswa per penelitian. Hal ini menciptakan ekosistem mentoring yang kuat, di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung terlibat dalam praktik penelitian yang sesungguhnya.
Salah satu mahasiswa yang terlibat adalah Reza Pratama Wijaya, mahasiswa semester VIII dari Prodi Teknik Informatika, yang berpartisipasi dalam penelitian “Pengembangan Aplikasi Mobile untuk Manajemen UKM Batik Tradisional Kendari” bersama Dosen Pembimbing Dr. Ahmad Rizki Pratama, S.Kom., M.Tech.
“Pengalaman berkontribusi dalam penelitian ini sangat berharga. Saya belajar bagaimana mengidentifikasi masalah riil di lapangan, mendesain solusi teknologi yang applicable, serta mengkomunikasikan hasil penelitian secara akademik. Perpustakaan memberikan akses ke studi-studi serupa di berbagai negara, sehingga kami tahu posisi kontribusi kami,” cerita Reza dengan mata berbinar.
Dampak transfer pengetahuan ini juga terlihat dari peningkatan kualitas skripsi dan thesis mahasiswa Unismuh Kendari. Berdasarkan data dari Unit Perpustakaan, rata-rata mahasiswa yang terlibat dalam penelitian di perpustakaan menghasilkan karya akhir dengan nilai A, dibanding rata-rata universitas yang hanya mencapai B+.
Dukungan dan Komitmen Pimpinan Kampus
Keberhasilan transformasi Unit Perpustakaan Unismuh Kendari tidak terlepas dari dukungan konsisten pimpinan universitas. Rektor Unismuh Kendari, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Hidayat, M.Eng., secara aktif memantau perkembangan dan memberikan dukungan strategis, baik dalam bentuk alokasi anggaran maupun kebijakan yang mendukung penelitian.
“Visi kami adalah menjadikan Unismuh Kendari sebagai universitas yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi konkret untuk masyarakat. Unit Perpustakaan yang transformatif ini adalah kunci untuk mencapai visi tersebut,” katanya dalam sesi diskusi dengan tim peneliti.
Selain itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Hendra Saputra, S.H., M.H., juga secara aktif mendorong dosen dan mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk penelitian. Beliau bahkan mengeluarkan kebijakan insentif berupa peningkatan tunjangan fungsional bagi dosen yang menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas tinggi.
“Kami ingin menciptakan budaya akademik di mana penelitian bukan sekadar kewajiban, tetapi passion. Insentif yang kami berikan adalah bentuk apresiasi kami terhadap dosen yang berkontribusi aktif,” jelasnya dalam sebuah seminar akademik.
Dampak Jangka Panjang dan Harapan Ke Depan
Transformasi Unit Perpustakaan Unismuh Kendari berdampak signifikan tidak hanya pada civitas akademika, tetapi juga pada masyarakat luas. Penelitian-penelitian yang dihasilkan semakin banyak yang langsung applicable dan memberikan solusi konkret untuk permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Sulawesi Tenggara.
Sebagai contoh, penelitian tentang “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Tambang Nikel untuk Material Konstruksi Ramah Lingkungan” sudah menjalin diskusi dengan industri pertambangan dan konstruksi untuk implementasi hasil penelitian. Demikian pula penelitian tentang manajemen UKM batik tradisional sudah mulai diimplementasikan di beberapa UMKM lokal.
“Harapan kami adalah dalam dua tahun ke depan, Unit Perpustakaan Unismuh Kendari bisa menghasilkan minimal 20 penelitian unggulan per tahun. Kami juga ingin meningkatkan publikasi internasional dari 40 persen menjadi 70 persen,” ujar Kepala Unit Perpustakaan Siti Nurhaliza dengan optimisme yang tular.
Rencana konkret untuk mencapai target tersebut antara lain memperluas koleksi database penelitian, merekrut dua librarian tambahan, serta membangun jejaring kolaborasi dengan universitas terkemuka di Indonesia dan internasional.
Penutup: Momentum Baru Ekosistem Akademik
Transformasi Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari merepresentasikan komitmen yang dalam terhadap excellence dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan infrastruktur modern, dukungan pimpinan yang konsisten, dan keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa, perpustakaan telah berkembang menjadi lebih dari sekadar gudang buku—ia adalah jantung inovasi akademik di kampus.
Capaian 12 karya penelitian unggulan dalam setahun pertama transformasi menunjukkan bahwa investasi dalam infrastruktur penelitian yang berkualitas memang menghasilkan return yang signifikan. Setiap penelitian adalah testimoni dari komitmen komunitas akademik Unismuh Kendari untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
Ke depannya, Unit Perpustakaan Unismuh Kendari diharapkan terus berkembang dan menjadi benchmark bagi perpustakaan universitas lain di Indonesia Timur. Dengan momentum yang sudah terbangun, tidak mustahil bahwa dalam lima tahun ke depan, Unismuh Kendari akan dikenal tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai lembaga penelitian yang produktif dan inovatif.
Seperti yang dinyatakan Rektor Unismuh Kendari, “Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah kecil. Unit Perpustakaan kita yang baru adalah langkah pertama menuju universitas yang lebih besar dan lebih bermakna bagi bangsa dan negara.”
—
Penulis: [Redaksi Kampus Unismuh Kendari]
Kendari, 18 April 2026