KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi institusinya dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tingkat nasional. Prestasi gemilang diraih oleh dua mahasiswa dari program studi Teknik Sipil dan Farmasi yang berhasil menjuarai Kompetisi Penelitian Mahasiswa Nasional (KPMN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta, Selasa hingga Rabu (31 Maret – 1 April 2026).
Pencapaian luar biasa ini menjadi sorotan khusus bagi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari, terutama bagi Unit Perpustakaan Kendari yang turut mendukung proses literasi dan penelitian kedua mahasiswa berprestasi tersebut. Melalui sumber daya perpustakaan digital dan koleksi jurnal ilmiah internasional, kedua peneliti muda ini mampu menghasilkan karya riset yang berkualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Profil Peneliti Muda Berprestasi
Mahasiswa yang meraih prestasi tertinggi tersebut bernama Rina Handayani (22 tahun), mahasiswa tingkat akhir Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Kendari, dan Muhammad Rizki Pratama (21 tahun), mahasiswa Program Studi Farmasi dari institusi yang sama. Kedua mahasiswa ini berhasil memecahkan kompetisi tingkat nasional yang diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Rina Handayani meraih juara pertama dalam kategori penelitian infrastruktur berkelanjutan dengan judul penelitian “Inovasi Paving Block Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Plastik dan Agregat Lokal Kendari: Studi Efektivitas dan Daya Tahan Struktural”. Penelitian ini menggabungkan solusi daur ulang sampah plastik dengan pemanfaatan sumber daya alam lokal Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Muhammad Rizki Pratama meraih juara ketiga dalam kategori penelitian farmasi dan kesehatan dengan karya berjudul “Potensi Ekstrak Daun Cengkeh Lokal dalam Pengembangan Obat Anti-Inflamasi: Pendekatan Etnofarmakologi dan Uji Klinis In Vitro”. Penelitiannya menggali kearifan lokal masyarakat Kendari dalam penggunaan tanaman obat tradisional yang kemudian divalidasi secara ilmiah.
Perjalanan Riset yang Menantang
Proses penelitian kedua mahasiswa ini dimulai sejak enam bulan sebelumnya, tepatnya pada bulan Oktober 2025. Rina Handayani mengungkapkan bahwa ide penelitiannya berasal dari pengamatan langsung terhadap permasalahan limbah plastik yang menumpuk di kawasan pesisir Kendari. “Saya sering melihat sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik, kemudian saya berpikir bagaimana jika limbah ini bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis,” ujar Rina saat ditemui di kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Selasa (2 April 2026).
Proses riset Rina melibatkan beberapa tahapan kompleks, mulai dari pengumpulan limbah plastik, pengolahan awal, pencampuran dengan semen dan agregat lokal, hingga pengujian kualitas di laboratorium. Ia mengakui bahwa tanpa dukungan fasilitas penelitian kampus dan akses ke perpustakaan digital, penelitiannya tidak akan mencapai standar nasional yang diharapkan. “Unit Perpustakaan Kendari sangat membantu saya dalam mengakses jurnal-jurnal internasional tentang teknologi paving block dan material komposit. Saya bisa membaca puluhan jurnal dari peneliti terkemuka dunia yang relevan dengan topik saya,” tambah mahasiswa asal Kendari ini.
Pengalaman serupa dialami oleh Muhammad Rizki Pratama. Ia menceritakan bahwa penelitiannya merupakan kelanjutan dari minatnya sejak masih di tingkat SMA terhadap etnofarmakologi. “Saya selalu penasaran mengapa nenek moyang kita menggunakan cengkeh tidak hanya sebagai bumbu masakan, tetapi juga untuk mengobati berbagai penyakit. Inilah yang mendorong saya untuk membuktikannya secara ilmiah,” jelasnya dengan antusiasme tinggi.
Dalam perjalanannya, Rizki dihadapkan pada tantangan metodologi penelitian yang ketat. Dia harus merancang protokol penelitian yang sesuai dengan standar farmakologi modern, melakukan uji laboratorium secara berulang, dan mendokumentasikan setiap tahapan dengan teliti. Dukungan dari dosen pembimbing dan akses ke basis data elektronik perpustakaan kampus membuatnya mampu mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan pendekatan ilmiah kontemporer.
Peran Strategis Unit Perpustakaan Kendari
Unit Perpustakaan Kendari, sebagai jantung sumber informasi akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, memainkan peran signifikan dalam mendukung kesuksesan penelitian kedua mahasiswa ini. Kepala Unit Perpustakaan Kendari, Dr. Suryanto, M.Lib., menjelaskan komitmen perpustakaannya dalam mendukung riset berkualitas.
“Prestasi mahasiswa kami ini adalah buah dari investasi serius yang kami lakukan dalam infrastruktur digital dan koleksi jurnal. Kami telah berlangganan lebih dari 15 database jurnal internasional dan e-book collection yang mencakup berbagai disiplin ilmu,” ujar Dr. Suryanto dalam wawancara eksklusif dengan penulis pada Rabu (2 April 2026) di kantor Unit Perpustakaan Kendari.
Lebih lanjut, Dr. Suryanto menambahkan bahwa perpustakaan modern saat ini harus mampu berperan sebagai learning commons yang mendukung semua dimensi pembelajaran akademik, termasuk penelitian. “Kami tidak hanya menyediakan buku dan jurnal, tetapi juga layanan literasi informasi, pelatihan metodologi penelitian, dan konsultasi kepada mahasiswa yang sedang melakukan riset,” jelasnya.
Fasilitas yang dimiliki Unit Perpustakaan Kendari mencakup ruang penelitian yang nyaman, akses WiFi beresolusioner tinggi, koleksi referensi lengkap, dan tenaga perpustakawan yang terlatih dalam memberikan layanan referensi khusus penelitian. Selain itu, perpustakaan juga menyediakan tutorial online tentang cara mengakses database jurnal, cara sitasi yang benar, dan tips menulis artikel ilmiah yang berkualitas.
Pernyataan Pejabat Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Abdulrachman Saleh, M.Pd., mengekspresikan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Dalam pernyataan tertulis yang diterima penulis pada Rabu (2 April 2026), Rektor Abdulrachman menekankan bahwa prestasi ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi universitas yang bereputasi internasional dan menghasilkan penelitian berkualitas.
“Prestasi Rina Handayani dan Muhammad Rizki Pratama adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki SDM yang kompeten dan berdedikasi tinggi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan kepada mahasiswa dalam melakukan riset berkualitas, baik dari segi pendanaan, fasilitas, maupun pembimbingan akademik,” kata Prof. Abdulrachman.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Noor Aminah, M.Si., juga memberikan apresiasi khusus kepada dosen pembimbing kedua mahasiswa. “Kesuksesan penelitian mahasiswa adalah hasil kolaborasi erat antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan infrastruktur pendukung seperti perpustakaan. Kami akan terus mendorong budaya riset yang kuat di lingkungan kampus kami,” ujarnya pada acara konferensi pers yang diselenggarakan di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Selasa (2 April 2026).
Dampak dan Signifikansi Penelitian
Kedua penelitian yang juara ini memiliki signifikansi praktis yang tinggi bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian Rina Handayani tentang paving block ramah lingkungan dapat berkontribusi dalam mengurangi volume sampah plastik yang mencapai 67 juta ton per tahun di Indonesia. Dengan teknologi yang dikembangkannya, limbah plastik tidak hanya dapat didaur ulang tetapi juga diolah menjadi produk konstruksi yang nilai tambahnya lebih tinggi.
“Jika inovasi ini dapat diterapkan secara masif, tidak hanya akan mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal. Mereka bisa mengumpulkan sampah plastik dan menjualnya kepada pabrik pemroses paving block,” kata Rina dengan penuh optimisme.
Sementara itu, penelitian Muhammad Rizki Pratama membuka peluang pengembangan obat modern berbasis bahan alam lokal. Indonesia sebagai negara mega-biodiversity memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan farmasi alami. Penelitian Rizki menunjukkan bahwa kombinasi antara pengetahuan tradisional dan metodologi ilmiah modern dapat menghasilkan inovasi yang bernilai tinggi dalam industri farmasi.
“Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa ekstrak cengkeh memiliki aktivitas anti-inflamasi yang signifikan, bahkan mendekati efektivitas beberapa obat anti-inflamasi sintetis yang sudah ada. Ini membuka peluang untuk pengembangan obat herbal berstandar internasional yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” jelaskan Rizki penuh harapan.
Momentum Pengembangan Riset Kampus
Prestasi ini datang di tengah-tengah upaya intensif Universitas Muhammadiyah Kendari untuk meningkatkan publikasi penelitian dan meningkatkan peringkat akademik. Dalam tiga tahun terakhir, kampus ini telah meningkatkan alokasi dana riset, memperluas kerjasama dengan institusi riset internasional, dan mengintensifkan program mentoring bagi mahasiswa yang tertarik melakukan penelitian.
Data menunjukkan bahwa jumlah publikasi ilmiah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di jurnal nasional terakreditasi meningkat 45 persen dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, publikasi di jurnal internasional juga mengalami peningkatan signifikan, meskipun masih membutuhkan akselerasi lebih lanjut.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah membentuk Research Center of Excellence yang berfokus pada penelitian-penelitian strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan lokal dan nasional. Unit Perpustakaan Kendari, dalam hal ini, menjadi mitra strategis dalam memberikan akses informasi dan dukungan literasi untuk semua kegiatan riset ini.
Pesan untuk Mahasiswa Lainnya
Rina Handayani dan Muhammad Rizki Pratama tidak lupa untuk memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa lain yang memiliki potensi untuk melakukan penelitian berkualitas. Rina menekankan pentingnya memilih topik penelitian yang relevan dengan permasalahan nyata di masyarakat. “Jangan takut untuk meneliti tentang hal-hal yang sederhana namun bermakna. Penelitian terbaik adalah yang bisa memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara Rizki mengingatkan pentingnya ketekunan dan disiplin dalam menjalani proses penelitian yang panjang. “Ada banyak kali saya merasa frustasi ketika hasil uji laboratorium tidak sesuai ekspektasi. Tetapi dengan dukungan dosen pembimbing, teman-teman, dan akses ke perpustakaan yang baik, saya bisa terus melanjutkan,” ungkapnya.
Penutup
Pencapaian Rina Handayani dan Muhammad Rizki Pratama menjadi bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari, meskipun berlokasi di daerah, memiliki kemampuan untuk menghasilkan penelitian berkualitas tingkat nasional. Kombinasi antara dosen berkualitas, mahasiswa berbakat, infrastruktur akademik yang memadai—termasuk Unit Perpustakaan Kendari yang modern—serta dukungan institusional yang kuat, menciptakan ekosistem riset yang produktif.
Ke depannya, diharapkan bahwa prestasi ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk melakukan riset berkualitas, dan juga mendorong institusi untuk terus meningkatkan investasi dalam mendukung kegiatan penelitian. Sebagaimana dinyatakan oleh Prof. Abdulrachman, target berikutnya adalah meningkatkan jumlah publikasi internasional dan menciptakan ekosistem inovasi yang kuat di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dengan prestasi ini, Universitas Muhammadiyah Kendari membuktikan bahwa excellence in research adalah mungkin dicapai, tidak tergantung pada lokasi geografis, melainkan pada komitmen konsisten untuk memberikan dukungan terbaik kepada mahasiswa dan peneliti dalam mengejar pengetahuan dan inovasi untuk kemajuan bangsa.